Harinto Tolak Provokasi Pergantian Pelatih Persik
Kediri,-Salah satu pemain senior Persik Kediri, Harianto membahtah jika dirinya menjadi penyebab utama Edy Paryono pergi. Menurutnya, ia tidak pernah menjadi provokator kepergian Edy.
Nama Edy Paryono memang pernah menjadi pelatih Persik, namun itu hanya berlaku untuk dua bulan. Pasalnya setelah itu mantan pelatih PSIS Semarang ini lebih memilih untuk mengundurkan diri. Menurur Edy, alasan utama pengunduruan dirinya adalah masalah gaji yang dua bulan belum dibayarkan.
Selain itu muncul nama Harianto yang diklaim telah memprovokasi pemain Persik untuk mogok latihan. Kabar mengatakan, Harianto sengaja mengompori pemain Persik untuk tidak sepenuh hati mengikuti latihan. Namun mantan kapten tim Macan Putih ini buru-buru membantah kabar miring itu.
"Saya sama sekali tidak pernah berbuat seperti yang dituduhkan. Itu semua fitnah. Silahkan Anda tanya ke pemain lain, jika ada di antara mereka yang pernah saya larang berlatih," ucapnya, Minggu (13/9/2009).
Dengan jujur ia mengatakan, sempat kecewa dengan metoda kepelatihan Edy Paryono. Satu hal yang ia tidak sukai adalah masalah kedisiplinan. Sedangkan materi latihan yang lain menurutnya, sama sekali tidak ada masalah. "Tapi saya tidak pernah mengajak pemain lain untuk berhenti latihan. Semua ini saya jalani sendiri," pungkas Harianto. (nal)
Minggu, 13 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar