Minggu, 13 September 2009

Pelatih Persik Ganti Lagi

Harinto Tolak Provokasi Pergantian Pelatih Persik
Kediri,-Salah satu pemain senior Persik Kediri, Harianto membahtah jika dirinya menjadi penyebab utama Edy Paryono pergi. Menurutnya, ia tidak pernah menjadi provokator kepergian Edy.

Nama Edy Paryono memang pernah menjadi pelatih Persik, namun itu hanya berlaku untuk dua bulan. Pasalnya setelah itu mantan pelatih PSIS Semarang ini lebih memilih untuk mengundurkan diri. Menurur Edy, alasan utama pengunduruan dirinya adalah masalah gaji yang dua bulan belum dibayarkan.

Selain itu muncul nama Harianto yang diklaim telah memprovokasi pemain Persik untuk mogok latihan. Kabar mengatakan, Harianto sengaja mengompori pemain Persik untuk tidak sepenuh hati mengikuti latihan. Namun mantan kapten tim Macan Putih ini buru-buru membantah kabar miring itu.

"Saya sama sekali tidak pernah berbuat seperti yang dituduhkan. Itu semua fitnah. Silahkan Anda tanya ke pemain lain, jika ada di antara mereka yang pernah saya larang berlatih," ucapnya, Minggu (13/9/2009).

Dengan jujur ia mengatakan, sempat kecewa dengan metoda kepelatihan Edy Paryono. Satu hal yang ia tidak sukai adalah masalah kedisiplinan. Sedangkan materi latihan yang lain menurutnya, sama sekali tidak ada masalah. "Tapi saya tidak pernah mengajak pemain lain untuk berhenti latihan. Semua ini saya jalani sendiri," pungkas Harianto. (nal)

Minggu, 07 Juni 2009

PERSIK LAWAN PERSIJAP

Hadapi Persijap, Persik Tanpa Dua Penyerang Andalan
Kediri - Menjamu Persijap Jepara Jawa Tengan di Stadion Bhrawijaya, Kediri, Sabtu Sore, tuan rumah Persik Kediri, tidak diperkuat dua pemain andalan Yongki Aribowo dan Saktiawan Sinaga.
Menurut pelatih Persik Kediri, Aji Santoso, duet andalan dua striker kesebelasan Persik Kediri Yongki dan Saktiawan disebabkan karena Saktiawan terkena akumulasi kartu kuning, sedangkan Yongki saat ini masih gabung dengan Timnas U-23, dan ikut latihan di Palembang. "Untuk menggantikan mereka berdua, kami menerjunkan striker Indrianto Setio Nugroho dan memainkan Ronald Fagundes, yang saat ini sudah pulih dari cidera yang dialami sebelumnya," kata Aji Santoso.
Meski Aji akan segera hengkang ke Persebaya Surabaya, namun ia berharap timnya tetap bermain profesional dan bersemangat, agar dapat menyelesaikan dua pertandingan di kandangnya sebagai modal menembus papan atas. "Sebagai pemain yang profesional, maka mereka harus loyal kepada tim hingga akhir musim ini. Meskipun, nantinya mereka ada yang harus pindah dari tim Persik," pesan Aji Santoso. (nal)
==
Sekwan Bekali calon Anggota DPRD Baru
Kediri,-Sekretariat DPRD Kota Kediri, masih menyiapkan pembekalan, untuk Anggota DPRD Kota Kediri terpilih, sebelum mereka menjalankan tugasnya, pasca pelantikan 21 Agustus mendatang.
Anggota DPRD Kota Kediri, terpilih periode 2009-2014, sebagian besar didominasi wajah baru. Dari 30 anggota Dewan, sebanyak 21 merupakan anggota baru, sedangkan sisanya 9 orang anggota Dewan lama. Karena baru pertamakali menjabat, diperkirakan sebagian besar anggota Dewan, terutama yang baru belum mengetahui dengan jelas tugas tugasnya. Termasuk kegiatan kegiatan, seperti Panmus, Pansus, Sidang Paripurna, dan pembentukan tim anggaran. Sehingga perlu ada pembekalan khusus, agar seluruh anggota Dewan mengetahui tugas dan fungsi, sebelum menjalankan tugasnya di gedung DPRD Kota Kediri.
Agus Wahyudi, Sekretaris DPRD Kota Kediri mengatakan, pembekalan diberikan kepada seluruh anggota DPRD Kota Kediri, guna mempersiapkan kinerja mereka sebagai wakil rakyat, pasca pelantikan 21 Agustus mendatang. “Fungsinya agar para anggota DPRD baru nantinya bisa lebih faham tugas dan fungsinya”, ujar Agus Wahyudi.
Agus Wahyudi menambahkan, hanya saja jadwal pembekalan hingga saat ini, belum ditentukan. Diperkirakan sebelum pelantikan 21 Agustus mendatang, pembekalan terhadap anggota Dewan baru sudah direalisasikan. (nal)
====
DPRD Minta Pemkab Fokuskan 3 Lokasi Wisata
Kediri,-Komisi C DPRD Kabupaten Kediri, meminta Pemerintah Kabupaten lebih fokus, melengkapi fasilitas wisata di kawasan SLG, Gunung Kelud, dan Air Terjun Dolo, untuk meningkatakan PAD.
Komisi C DPRD Kabupaten Kediri menilai, ada 3 titik wisata di Kabupaten Kediri, yang memiliki prospek besar, dalam meningkatkan PAD. Yakni, kawasan Simpang Lima Gumul-SLG, Air Terjun Dolo serta kawasan wisata Gunung Kelud. Dewan menilai, selama ini Pemerintah Kabupaten Kediri, belum maksimal mengembangkan ketiga kawasan tersebut. Termasuk, pembangunan dan penyediaan fasilitas, yang merupakan penunjang lokasi wisata. Untuk itu Dewan meminta Pemerintah Kabupaten Kediri, lebih fokus menyelesaikan pembangunan ditiga titik Wisata tersebut, dibanding memulai pembangunan Bandara, yang membutuhkan anggaran sangat besar.
Murdi Hantoro, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kediri mengatakan, pengembangan kawasan wisata SLG, Kelud, dan Air Terjun Dolo, akan mampu mendongkrak PAD Kabupaten Kediri dari Sektor Wisata. “Tiga lokasi wisata ini jika dikembangkan akan mendongkrak pendpatan asali daerah yang cukup lumayan”, ujar Murdi
Murdi Hantoro menambahkan, selama ini, kawasan wisata SLG, Gunung Kelud dan Irenggolo, belum mampu menarik kunjungan wisatawan secara maksimal. Sehingga, pemasukan terhadap PAD Kabupaten Kediri juga rendah. (nal)
===
Cukai Diusulkan Untuk Buat LKS
Kediri.-DPRD Kabupaten Kediri, mengusulkan agar Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, menggunakan sebagian anggaran bagi hasil cukai rokok 2009, untuk membuat iklan bahaya rokok di LKS siswa.

Pada tahun 2009, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri mendapatkan dana sekitar 2 koma 1 milyar rupiah, dari hasil bagi cukai rokok. Dana tersebut, rencananya digunakan untuk sosialisasi tentang pendidikan, dan bahaya HIV AIDS diseluruh sekolah di Kabupaten Kediri.
Selain program yang sudah ada, DPRD Kabupaten Kediri mengusulkan, agar Dinas Pendidikan juga membuat iklan, tentang bahaya rokok. Iklan, dilampirkan dalam LKS, yang dibagikan ke setiap siswa. Sehingga, secara tidak langsung mereka mendapatkan informasi, akibat mengkonsumsi rokok.
Eko Setyono, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Kediri, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kediri menyambut positif, usulan Dewan. Hanya saja, semua harus dibahas terlebih dulu dengan seluruh Dinas terkait.”Kami jelas sangat mendukung suslan DPRD, hanya saja hars di kordinasika dengan pihak lainnya agar tidak terjebak jerat hukum”, ujar Eko
Menurut Eko Setyono, dengan adanya iklan bahaya rokok di LKS, bisa menjadi sarana sosialisasi bagi siswa. Hanya saja, perlu dipertimbangkan kembali efektifitas, dan persediaan dana yang ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. (nal)

Sabtu, 28 Februari 2009

PERSIK GILAS WAMENA

Persik Menang 1-0 Lawan Persiwa Wamena

Kediri- Persik Kediri menang 1-0 melawan tim papan atas Persiwa Wamena, dalam Liga Indonesia putaran kedua di Stadion Brawijaya Kediri, Sabtu (28/2/2009) sore.

Gol dicipatkan Saktiawan Sinaga di menit ke 55 babak pertama Gol dari jarak jauh Sakti terjadi setelah menyelesaikan umpan manis dari Ronald Faqundes, di luar kotak pinalti. Sehingga, kedudukan di awal babak kedua ini menjadi (1-0) untuk Persik Kediri dalam ajang Indonesia Super Liga (ISL) .

Sementara itu, upaya Persik Kediri untuk memperbesar kedudukan terus dilakukan. Anak-anak asuh Aji Santoso itu terus menggempur serangan Persiwa Wamena, meski dari babak pertama terlihat kurang dapat memanfaatkan peluang yang tercipta

Hingga babak kedua berakhir kedudukan sama 1-0. Menanggapai hasil tersebut, manajer Persik Iwan Budianto, mengaku puas. Sebab lawan yang dihadapi, cukup berat. “Tim Persiwa Wamena masuk papan atas kita bisa menang satu saja sudah cukup bagus”, ujar Iwan Budianto. (nal)
======

Kediri,-Tingginya curah hujan yang turun akhir-akhir ini membuat akses jalan menuju ke kawasan Wisata Gunung Kelud di Kecamatan Sidowaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri tergerus.

Akibatnya, kendaraan roda empat (mobil, red) hanya mampu sampai di tempat parkir tengah, atau 5-6 km dari pos jaga.

Gerusan air hujan mengikis bahu jalan aspal selebar 3 meter di perbukitan. Tepatnya, berada pada jarak 3 km sebelum area lokasi fenomena Anak Gunung Kelud, yang menjadi salah satu wisata andalan Kabupaten Kediri.

Kepala Pos Jaga Gunung Kelud, Khorul mengatakan, bahu jalan yang terkikis air hujan kini tinggal setengah. "Lokasinya berada di Km 5-6 dari pos jaga. Bahu jalan tinggal setengah, sehingga mobil tidak dapat melintasinya. Namun, untuk pengendara sepeda motor, tidak ada masalah," kata Khoirul, yang dikonfirmasi melalui ponselnya, Sabtu (28/2/2009) pagi.

Longsor pada akses jalan mulai terjadi, imbuh Khoirul, sejak hari Selasa (24/2/2009) lalu. "Genangan air hujan yang berada di jalan memikis, membuat tepian jalan longsor," kata Khoirul.

Sementara itu, imbuh Khoirul, bagi mereka (pengunjung, red) yang menaiki mobil disediakan tempat parkir tengah.

Kemudian, terus Khoirul, untuk sampai ke lokasi, petugas wisata menempatkan jasa ojek. "Di situ banyak jasa ojek yang dapat digunakan pengunjung untuk sampai ke lokasi. Jadi, tidak ada masalah," papar Khoirul.

Untuk mengatasi masalah itu, Khoirul mengaku, pihak terkait yakni, Dinas Kimraswil dan pelaksana proyek langsung bekerja.

"Kurang lebih seminggu, akses jalan sudah dapat normal kembali, karena pihak-pihak terkait sudah langsung terjun ke lokasi, untuk membenahi," tandasnya.

Khoirul juga mengungkapkan, selama akses jalan longsor, tidak ada penurunan penungunjung.

"Pengunjung tetap, yakni berkisar antara 30-50 orang per harinya. Oleh karena itu, kami menghimbau kepada para pengunjung, agar tidak khawatir," himbaunya.

Terpisah, Ketua Pos Pantau Gunung Kelud, Khoirul Huda mengaku, dalam kondisi curah hujan tinggi ini tidak ada aktifitas yang ditujunkan Gunung Kelud. Oleh karena itu, tidak ada masalah bagi para pengunjung yang datang.

"Memang benar ada longsor pada akses jalan menuju ke lokasi, namun saat ini dapat perbaikan. Oleh karena, tidak usah khawatir. Pengunjung, tetap dapat menikmati Gunung Kelud," tandasnya.. (nal)
====


Kediri,-Endang Aman (39), warga Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung harus mendekam di sel tahanan Polwil Kediri. Pasalnya, bapak dua anak itu terbukti melakukan aksi pembobolan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Serut III, dan mengambil barang-barang eletronik bernilai puluhan juta rupiah.

Aksi garong (mencuri, red) itu dilakukan Endang seorang diri, Kamis malam lalu. Setelah berhasil mencongkel jendela, dan merusak kaca nako, pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan itu langsung menggasak sejumlah benda-benda milik sekolah yang berada di ruang guru.

Tidak tanggung-tanggung, satu unit komputer merk DELL, satu unit electone merk Casio, dan satu buah printer merk HP disikat oleh Endang. Merasa aman, kemudian barang-barang itu dibawa pulang, sambil menunggu waktu yang tepat untuk menjualnya.

Belum sempat menikmati hasil curian, Endang malah didatangi oleh beberapa petugas dari Satuan Reskrim Polwil Kediri. Ia dicerca sejumlah pertanyaan tentang barang yang ia sembunyikan di rumah tersebut.

"Dari laporan Dimyati, Kepala Sekolah SDN Serut III, kemudian kita melakukan penyelidikan. Hasilnya, kita memperoleh informasi bahwa barang-barang milik sekolah tersebut dicuri oleh Endang,"ujar Brigadir Basuki, salah seorang anggota Sat Buru Sergap (Buser) Polwil Kediri, Sabtu (28/2/2009).

Awalnya, Endang berkilah bahwa barang-barang itu ia peroleh dari daerah Salatiga. Namun, petugas yang tidak mau diperdayai, langsung memeriksa barang tersebut.

"Kami menemukan tulisan milik SDN Serut III di dalam komputer, sehingga Endang tidak bisa menyangkal,"tandasnya.

Endang pun hanya bisa pasrah saat digelandang petugas, untuk dibawa bersama barang-barang hasil curian itu ke Polwil Kediri. Kepada petugas, Endang menangku barang itu akan ia jual, dan uangnya untuk kebutuhan sehari-hari.

"Pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 5 tahun pejara,"ujar Kasubbag Reskrim Polwil Kediri Kompol Andris Wewengkang. (nal)