Minggu, 07 Juni 2009

PERSIK LAWAN PERSIJAP

Hadapi Persijap, Persik Tanpa Dua Penyerang Andalan
Kediri - Menjamu Persijap Jepara Jawa Tengan di Stadion Bhrawijaya, Kediri, Sabtu Sore, tuan rumah Persik Kediri, tidak diperkuat dua pemain andalan Yongki Aribowo dan Saktiawan Sinaga.
Menurut pelatih Persik Kediri, Aji Santoso, duet andalan dua striker kesebelasan Persik Kediri Yongki dan Saktiawan disebabkan karena Saktiawan terkena akumulasi kartu kuning, sedangkan Yongki saat ini masih gabung dengan Timnas U-23, dan ikut latihan di Palembang. "Untuk menggantikan mereka berdua, kami menerjunkan striker Indrianto Setio Nugroho dan memainkan Ronald Fagundes, yang saat ini sudah pulih dari cidera yang dialami sebelumnya," kata Aji Santoso.
Meski Aji akan segera hengkang ke Persebaya Surabaya, namun ia berharap timnya tetap bermain profesional dan bersemangat, agar dapat menyelesaikan dua pertandingan di kandangnya sebagai modal menembus papan atas. "Sebagai pemain yang profesional, maka mereka harus loyal kepada tim hingga akhir musim ini. Meskipun, nantinya mereka ada yang harus pindah dari tim Persik," pesan Aji Santoso. (nal)
==
Sekwan Bekali calon Anggota DPRD Baru
Kediri,-Sekretariat DPRD Kota Kediri, masih menyiapkan pembekalan, untuk Anggota DPRD Kota Kediri terpilih, sebelum mereka menjalankan tugasnya, pasca pelantikan 21 Agustus mendatang.
Anggota DPRD Kota Kediri, terpilih periode 2009-2014, sebagian besar didominasi wajah baru. Dari 30 anggota Dewan, sebanyak 21 merupakan anggota baru, sedangkan sisanya 9 orang anggota Dewan lama. Karena baru pertamakali menjabat, diperkirakan sebagian besar anggota Dewan, terutama yang baru belum mengetahui dengan jelas tugas tugasnya. Termasuk kegiatan kegiatan, seperti Panmus, Pansus, Sidang Paripurna, dan pembentukan tim anggaran. Sehingga perlu ada pembekalan khusus, agar seluruh anggota Dewan mengetahui tugas dan fungsi, sebelum menjalankan tugasnya di gedung DPRD Kota Kediri.
Agus Wahyudi, Sekretaris DPRD Kota Kediri mengatakan, pembekalan diberikan kepada seluruh anggota DPRD Kota Kediri, guna mempersiapkan kinerja mereka sebagai wakil rakyat, pasca pelantikan 21 Agustus mendatang. “Fungsinya agar para anggota DPRD baru nantinya bisa lebih faham tugas dan fungsinya”, ujar Agus Wahyudi.
Agus Wahyudi menambahkan, hanya saja jadwal pembekalan hingga saat ini, belum ditentukan. Diperkirakan sebelum pelantikan 21 Agustus mendatang, pembekalan terhadap anggota Dewan baru sudah direalisasikan. (nal)
====
DPRD Minta Pemkab Fokuskan 3 Lokasi Wisata
Kediri,-Komisi C DPRD Kabupaten Kediri, meminta Pemerintah Kabupaten lebih fokus, melengkapi fasilitas wisata di kawasan SLG, Gunung Kelud, dan Air Terjun Dolo, untuk meningkatakan PAD.
Komisi C DPRD Kabupaten Kediri menilai, ada 3 titik wisata di Kabupaten Kediri, yang memiliki prospek besar, dalam meningkatkan PAD. Yakni, kawasan Simpang Lima Gumul-SLG, Air Terjun Dolo serta kawasan wisata Gunung Kelud. Dewan menilai, selama ini Pemerintah Kabupaten Kediri, belum maksimal mengembangkan ketiga kawasan tersebut. Termasuk, pembangunan dan penyediaan fasilitas, yang merupakan penunjang lokasi wisata. Untuk itu Dewan meminta Pemerintah Kabupaten Kediri, lebih fokus menyelesaikan pembangunan ditiga titik Wisata tersebut, dibanding memulai pembangunan Bandara, yang membutuhkan anggaran sangat besar.
Murdi Hantoro, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kediri mengatakan, pengembangan kawasan wisata SLG, Kelud, dan Air Terjun Dolo, akan mampu mendongkrak PAD Kabupaten Kediri dari Sektor Wisata. “Tiga lokasi wisata ini jika dikembangkan akan mendongkrak pendpatan asali daerah yang cukup lumayan”, ujar Murdi
Murdi Hantoro menambahkan, selama ini, kawasan wisata SLG, Gunung Kelud dan Irenggolo, belum mampu menarik kunjungan wisatawan secara maksimal. Sehingga, pemasukan terhadap PAD Kabupaten Kediri juga rendah. (nal)
===
Cukai Diusulkan Untuk Buat LKS
Kediri.-DPRD Kabupaten Kediri, mengusulkan agar Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, menggunakan sebagian anggaran bagi hasil cukai rokok 2009, untuk membuat iklan bahaya rokok di LKS siswa.

Pada tahun 2009, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri mendapatkan dana sekitar 2 koma 1 milyar rupiah, dari hasil bagi cukai rokok. Dana tersebut, rencananya digunakan untuk sosialisasi tentang pendidikan, dan bahaya HIV AIDS diseluruh sekolah di Kabupaten Kediri.
Selain program yang sudah ada, DPRD Kabupaten Kediri mengusulkan, agar Dinas Pendidikan juga membuat iklan, tentang bahaya rokok. Iklan, dilampirkan dalam LKS, yang dibagikan ke setiap siswa. Sehingga, secara tidak langsung mereka mendapatkan informasi, akibat mengkonsumsi rokok.
Eko Setyono, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Kediri, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kediri menyambut positif, usulan Dewan. Hanya saja, semua harus dibahas terlebih dulu dengan seluruh Dinas terkait.”Kami jelas sangat mendukung suslan DPRD, hanya saja hars di kordinasika dengan pihak lainnya agar tidak terjebak jerat hukum”, ujar Eko
Menurut Eko Setyono, dengan adanya iklan bahaya rokok di LKS, bisa menjadi sarana sosialisasi bagi siswa. Hanya saja, perlu dipertimbangkan kembali efektifitas, dan persediaan dana yang ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. (nal)